Surat Edaran untuk PPK, PPS, dan Pantarlih

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2013 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 07 Tahun 2012 Tentang Tahapan, Program dan Jadual Penyelenggaraan Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tahun 2014, saat ini tahapan yang akan segera dilaksanakan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara dan Pantarlih adalah Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih (Pencocokan dan Penelitian), dengan ini diberitahukan hal-hal sebagai berikut:
1. Bahwa dalam Proses Pemutakhiran Data Pemilih Panitia Pemilihan Kecamatan melakukan supervisi dan monitoring kepada Panitia Pemungutan Suara dan Pantarlih serta melakukan bimbingan teknis kepada Panitia Pemungutan Suara dan Pantarlih di wilayah kerja Panitia Pemilihan Kecamatan.
2. Bahwa dalam Proses Pemutakhiran Data Pemilih, Panitia Pemungutan Suara melakukan :
a) Panitia Pemungutan Suara melakukan supervisi dan monitoring kepada Pantarlih.
b) Panitia Pemungutan Suara melaksanakan sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih di tingkat desa/kelurahan dan membantu Pantarlih dalam melakukan verifikasi faktual.
c) Panitia Pemungutan Suara dalam Proses Pemutakhiran Data Pemilih memperhatikan data DPT Pemilu terakhir dengan cara menyandingkan data tersebut dengan Data Pemilih berbasis desa/kelurahan (Formulir Model A KPU) dan memastikan pemilih yang tercantum di DPT Pemilu terakhir tapi tidak tercantum di Data Pemilih berbasis desa/kelurahan (Formulir Model A KPU) untuk dicatat dan dimasukkan dalam Formulir Data Pemilih Baru (Formulir Model A.A KPU).
3. Bahwa dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih oleh Pantarlih perlu memperhatikan:
a) Seorang Pemilih hanya didaftar 1 (satu) kali dalam daftar Pemilih di PPS pada setiap desa/kelurahan atau sebutan lain.
b) Dalam hal seorang Pemilih memiliki lebih dari 1 (satu) identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), Pemilih tersebut harus menentukan satu di antaranya yang alamatnya sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP untuk ditetapkan sebagai tempat tinggal yang dicantumkan dalam daftar Pemilih
c) Dalam hal terdapat Pemilih yang bertempat tinggal tidak sesuai dengan identitas KTP yang dimiliki, Pemilih tersebut diminta menentukan tempat pemungutan suara di mana akan menggunakan hak pilih.
4. Bahwa dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih, Pantarlih bertugas dan bertanggung jawab untuk:
a) sebelum melakukan verifikasi faktual, Pantarlih melakukan koordinasi dengan Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat setempat
b) Pantarlih setelah menerima data Pemilih berbasis TPS (formulir Model A.0-KPU), melakukan verifikasi faktual data pemilih dengan cara mendatangi Pemilih secara langsung
c) kegiatan verifikasi faktual dilakukan untuk memperbaiki data Pemilih, meliputi:
1) mencatat Pemilih yang telah memenuhi syarat,tetapi belum terdaftar dalam data Pemilih;
2) memperbaiki data Pemilih jika terdapat kesalahan;
3) mencoret Pemilih yang telah meninggal;
4) mencoret Pemilih yang telah pindah domisili ke daerah lain;
5) mencoret Pemilih yang telah berubah status dari satus sipil menjadi status anggota TNI/Polri;
6) mencoret Pemilih yang belum genap berumur 17 tahun dan belum kawin/menikah pada tanggal pemungutan suara; dan
7) mencoret data Pemilih yang telah dipastikan tidak ada keberadaannya.
d) Mencatat dalam Formulir Data Pemilih Baru (Formulir Model A.A KPU) bagi Pemilih yang telah memenuhi syarat tapi belum terdaftar sebagaimana pada huruf c poin 1 diatas.
e) dalam melakukan pencoretan, perbaikan, maupun mencatat Data Pemilih Baru, Pantarlih harus mendasarkan pada identitas kependudukan yang dimiliki oleh Pemilih, keterangan kepala atau anggota keluarga dan/atau keterangan perangkat RT/RW setempat.
f) Pantarlih memberikan formulir salinan Bukti Telah Terdaftar (formulir Model A.A.1-KPU) kepada pemilih yang ditandatangani oleh Pantarlih dan kepala keluarga Pemilih atau yang mewakili.
g) Pantarlih mengisi, menandatangani dan menempel stiker Pemutakhiran Data Pemilih di rumah yang telah diverifikasi.
5. Panitia Pemilihan Kecamatan diharapkan untuk segera mengadakan bimbingan teknis Pemantapan Pemutakhiran Data Pemilih kepada Panitia Pemungutan Suara, dan Panitia Pemungutan Suara diharapkan pula untuk segera mengadakan bimbingan teknis Pemantapan Pemutakhiran Data Pemilih kepada Pantarlih di wilayah kerja masing-masing sebelum verifikasi faktual dilakukan.
6. Surat Edaran ini harap diperbanyak dan disampaikan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan kepada sejumlah Panitia Pemungutan Suara di wilayah kerja Panitia Pemilihan Kecamatan, serta diperbanyak dan disampaikan oleh Panitia Pemungutan Suara sejumlah Pantarlih di wilayah kerja Panitia Pemungutan Suara.

Demikian untuk menjadi maklum.

About these ads